logo mahkamah agung website ramah difable

KETUA MAHKAMAH AGUNG MELANTIK 12 KETUA PENGADILAN TINGKAT BANDING

Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr.  M. Hatta Ali., SH., MH melantik 10 Ketua Pengadilan Tingkat Banding.  Enam orang untuk Peradilan Umum, dua orang untuk Peradilan Agama, dan dua orang untuk Peradilan Militer pada Kamis, 7 Desember 2017 pukul 11.00 WIB di ruang Prof. Dr. Kusumah Atmadja, lt. 14 gedung Tower Mahkamah Agung. Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 190/KMA/SK/X/2017 tanggal 30 Oktober 2017, 187/KMA/SK/X/2017 tanggal 23 Oktober 2017, 205/KMA/SK/XI/2017 tanggal 21 November 2017.

Dalam sambutannya Ketua Mahkamah Agung mengutarakan bahwa Pengadilan Tingkat Banding sebagai Voorpost Mahkamah Agung, para Ketua Pengadilan Tingkat Banding harus memastikan implementasi fungsi pengawasan dan pembinaan sebagai atasan langsung terhadap bawahannya sebagaimana termuat dalam Paket Kebijakan tentang Pengawasan dan Pembinaan dalam PERMA Nomor 7,8 dan 9 tahun 2016 serta Maklumat Ketua Mahkamah Agung tentang Pengawasan dan Pembinaan Hakim, Aparatur Mahkamah Agung dan Badan Peradilan dibawahnya. fungsi Pengawasan merupakan salah satu faktor kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada Pengadilan, tutur Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH.

Adapun 10 Nama Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang diambil sumpah dan dilantik adalah:

Dari lingkungan Peradilan Umum:

1. Dr. Robinson Tarigan, SH., MH Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Manado

2. Sunaryo, SH., MH  Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Makassar

3. Zaid Umar Bob Said SH., MH Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang

4. Setyawan Hartono, SH., MH Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura

5. Dr. H. Syahrial Sidik, SH., MH Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya

6. H. Charis Mardiyanto, SH., MH. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Kendari

Dari lingkungan Peradilan Agama

1. Dr. H. Bahruddin Muhammad, SH., MH. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang

2. Dr. Drs. H. Ahmad Fadlil Sumadi, SH., M.Hum Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram

Dari Lingkungan Peradilan Militer

1. Brigadir Jenderal TNI Agus Dhani MD, SH., M,Hum Sebagai Kepala Pengadilan Militer Utama

2. Kolonel CHK. Hariyadi Eko Purnomo, SH Sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi II-Jakarta

3. Kolonel CHK. Weni Okianto, SH., MH Sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi III-Surabaya

4. Kolonel CHK. Sugeng Sutrisno, SH., MH Sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi I-Medan

Acara ini dihadiri oleh para Pimpinan Mahkamah Agung, Para Hakim Agung, para Hakim Ad-hoc, Para Pejabat Eselon 1-2 pada Mahkamah Agung, para Ketua Pengadilan Tingkat Banding pada Empat Lingkungan Peradilan di seluruh Indonesia dan undangan lainnya. (azh/RS/Humas)


Kegiatan Mahkamah Agung RI

TypographyDengan diterbitkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 3/DJU/HM02.3/6/2014 tentang Administrasi Pengadilan Berbasis Teknologi Informasi maka peran Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP Versi 3.1.3), selanjutnya disebut sebagai SIPP, menjadi semakin penting dan diandalkan untuk proses administrasi dan penyediaan informasi baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Lebih Lanjut

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi Pencarian cepat data Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

LPSE

TypographySistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) adalah sistem pengadaan barang/jasa pemerintah yang dilaksanakan secara elektronik dengan memanfaatkan dukungan teknologi informasi. Sistem LPSE ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, mutu, dan transparansi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Kunjungi

E-LEARNING

TypographyE-Learning Mahkamah Agung adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas

Kunjungi